Membentuk Generasi Tangguh Emosi: Prodamat Mahasiswa MPAI UAD Sukses Gelar Pelatihan Regulasi Emosi Berbasis Islamic Journal Book For Kids di SD Muhammadiyah Karangkajen
Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Ahmad Dahlan sukses menggelar Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) di SD Muhammadiyah Karangkajen pada Rabu, 20 Mei 2026, bertempat di Aula Unit 4 MUKARTA. Kegiatan yang mengusung tema “Pelatihan Regulasi Emosi Berbasis Islamic Journal Book for Kids” diikuti oleh seluruh siswa kelas 3 berjumlah 115 anak.
Pelatihan ini mengajak anak-anak untuk belajar meregulasi emosi dengan memadukan aktivitas journaling, literasi emosi, dan nilai-nilai keislamaan dalam bentuk yang menarik dan mudah dipahami. Hal ini merupakan upaya edukatif untuk membantu anak dalam mengenali, memahami, dan mengelola emosi melalui pendekatan Islami yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan anak.

Antusiasme siswa sangat tinggi pada setiap sesi pelatihan dengan aktif menjawab pertanyaan, berbagi pengalaman dalam mengelola emosi yang pernah dilakukan, serta bersemangat saat mengisi Islamic journal book yang telah disediakan. Hal ini menunjukkan bahwa metode Islamic journal book mampu menarik perhatian siswa dan membantu mereka untuk lebih terbuka dalam mengekspresikan perasaannya.
Kepala SD Muhammadiyah Karangkajen, Novia Nuryany, S.IP., M.Pd., mengapresiasi dan menyambut baik terselenggaranya pelatihan ini. Beliau menilai pelatihan regulasi emosi sangat penting untuk diberikan kepada siswa sejak dini. Tujuannya agar anak-anak dapat memahami berbagai emosi yang dirasakan, mengetahui bagaimana cara terbaik dalam mengelola dan mengekspresikannya. Selain itu, penggunaan Islamic Journal Book for Kids sebagai media untuk meregulasi emosi yang berlandaskan nilai-nilai Islami merupakan sesuatu yang baru di sekolah ini. Semoga dengan adanya pelatihan ini, dapat membantu anak-anak untuk meningkatkan literasi emosi, kesehatan emosional, dan regulasi emosi sesuai ajaran Islam sehingga mampu memahami diri sendiri dan orang lain dengan lebih baik lagi.
Prof. Dr. Suyadi, M.Pd.I selaku Kaprodi MPAI dan dosen pembimbing menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) di SD Muhamamdiyah Karangkajen sebagai bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam upaya berbagi ilmu, pengalaman, dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Beliau menekankan bahwa mahasiswa MPAI tidak boleh menjadi “Menara Gading”, tetapi harus hadir dan turun langsung ke masyarakat untuk memberikan manfaat dalam bentuk edukasi, kolaborasi, dan pemberdayaan.

Pelatihan ini dipandu oleh mahasiswa MPAI UAD, Ratna Yanita Kusuma, selaku penulis buku Islamic Journal Book for Kids, yang digunakan sebagai media utama pelatihan untuk membantu menghadirkan ruang penyembuhan, mengekspresikan emosi yang terpendam, melakukan refleksi diri, mengembangkan literasi emosi, serta menanamkan nilai-nilai regulasi emosi Islami pada siswa. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan ruang aman bagi siswa untuk menyampaikan perasaannya tanpa rasa takut ataupun malu. Dalam pelatihan ini, Ratna Yanita Kusuma dibersamai Muhammad Zainurrahman, Imam Muslim, dan Siti Kholizah.
Melalui berbagai aktivitas interaktif dan praktik nyata, siswa diajak untuk mengenali berbagai macam emosi, cara meregulasi, dan mengekspresikan emosi yang sedang dirasakan melalui tulisan, gambar, jurnal do’a, jurnal syukur, serta refleksi ayat Al-Qur’an yang terdapat di dalam Islamic Journal Book for Kids. Anak-anak juga dikenalkan cara meregulasi emosi yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, sikap sabar, bersyukur, ikhlas, berdo’a, serta membiasakan berpikir positif ketika menghadapi berbagai permasalahan.
Melalui pelatihan ini, diharapkan mampu menjadi langkah preventif dalam mencegah akumulasi emosi negatif pada siswa SD Muhammadiyah Karangkajen. Penggunaan Islamic Journal Book for Kids yang terarah dan edukatif memberikan wadah kepada siswa untuk mengekspresikan emosi yang dirasakan sehingga membantu meningkatkan kesejahteraan psikologis, mendukung kesehatan mental, dan perkembangan sosial-emosional mereka.


