Yogyakarta – Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah menyelenggarakan kegiatan Studium Generale pada Kamis, 9 April 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan wawasan akademik sekaligus ruang dialog ilmiah dalam merespons isu-isu keislaman kontemporer.
Mengusung tema “Islam Wasathiyah di Kalangan Gen Z: Media, Propaganda dan Jalan Tengah”, kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. Hadi Pajarianto, M.Pd.I. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan Bidang AIK, Akademik, dan Kemahasiswaan FAI UAD, Ferawati, S.S., S.Psi., M.Hum., serta Kaprodi MPAI UAD, Prof. Dr. Suyadi, M.Pd.I.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kaprodi MPAI UAD, Prof. Dr. Suyadi, M.Pd.I., yang menyampaikan bahwa Studium Generale merupakan bagian penting dalam membangun atmosfer akademik yang kritis dan kontekstual bagi mahasiswa. Ia menekankan pentingnya mahasiswa MPAI untuk mampu merespons perkembangan zaman dengan perspektif keislaman yang moderat dan ilmiah.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang AIK, Akademik, dan Kemahasiswaan FAI UAD, Ferawati, S.S., S.Psi., M.Hum. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai Islam Wasathiyah menjadi sangat relevan di era digital saat ini. Generasi Z, sebagai generasi yang dekat dengan media sosial, diharapkan mampu memilah informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh narasi propaganda yang menyimpang.
Memasuki sesi utama, Prof. Dr. Hadi Pajarianto, M.Pd.I. memaparkan peran strategis media dalam membentuk pola pikir keagamaan generasi muda. Ia menjelaskan bahwa konsep Islam Wasathiyah sebagai jalan tengah perlu terus diinternalisasikan agar mampu menjadi benteng dalam menghadapi arus informasi yang tidak terfilter.
“Keseimbangan dalam beragama harus tercermin dalam sikap bijak bermedia, kritis terhadap informasi, serta tetap berpegang pada nilai-nilai moderasi,” jelasnya.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Diskusi interaktif yang terjadi menunjukkan besarnya perhatian terhadap isu moderasi beragama di tengah derasnya arus digitalisasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa MPAI UAD mampu menginternalisasi nilai-nilai Islam Wasathiyah serta mengimplementasikannya dalam kehidupan akademik maupun sosial.
Studium Generale MPAI UAD Angkat Tema Islam Wasathiyah di Kalangan Generasi Z
/in Berita /by authorYogyakarta – Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah menyelenggarakan kegiatan Studium Generale pada Kamis, 9 April 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan wawasan akademik sekaligus ruang dialog ilmiah dalam merespons isu-isu keislaman kontemporer.
Mengusung tema “Islam Wasathiyah di Kalangan Gen Z: Media, Propaganda dan Jalan Tengah”, kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. Hadi Pajarianto, M.Pd.I. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan Bidang AIK, Akademik, dan Kemahasiswaan FAI UAD, Ferawati, S.S., S.Psi., M.Hum., serta Kaprodi MPAI UAD, Prof. Dr. Suyadi, M.Pd.I.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kaprodi MPAI UAD, Prof. Dr. Suyadi, M.Pd.I., yang menyampaikan bahwa Studium Generale merupakan bagian penting dalam membangun atmosfer akademik yang kritis dan kontekstual bagi mahasiswa. Ia menekankan pentingnya mahasiswa MPAI untuk mampu merespons perkembangan zaman dengan perspektif keislaman yang moderat dan ilmiah.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang AIK, Akademik, dan Kemahasiswaan FAI UAD, Ferawati, S.S., S.Psi., M.Hum. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai Islam Wasathiyah menjadi sangat relevan di era digital saat ini. Generasi Z, sebagai generasi yang dekat dengan media sosial, diharapkan mampu memilah informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh narasi propaganda yang menyimpang.
Memasuki sesi utama, Prof. Dr. Hadi Pajarianto, M.Pd.I. memaparkan peran strategis media dalam membentuk pola pikir keagamaan generasi muda. Ia menjelaskan bahwa konsep Islam Wasathiyah sebagai jalan tengah perlu terus diinternalisasikan agar mampu menjadi benteng dalam menghadapi arus informasi yang tidak terfilter.
“Keseimbangan dalam beragama harus tercermin dalam sikap bijak bermedia, kritis terhadap informasi, serta tetap berpegang pada nilai-nilai moderasi,” jelasnya.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Diskusi interaktif yang terjadi menunjukkan besarnya perhatian terhadap isu moderasi beragama di tengah derasnya arus digitalisasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa MPAI UAD mampu menginternalisasi nilai-nilai Islam Wasathiyah serta mengimplementasikannya dalam kehidupan akademik maupun sosial.
Orientasi Prodi MPAI: Membangun Fondasi Akademik Mahasiswa Baru Semester Genap 2025/2026
/in Berita /by authorProgram Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta telah melaksanakan kegiatan Orientasi Program Studi bagi mahasiswa baru Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting sebagai bagian dari proses akademik awal dalam mengenalkan lingkungan keilmuan, sistem pembelajaran, serta budaya akademik kepada mahasiswa baru.
Orientasi ini menjadi langkah awal yang strategis dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menjalani perkuliahan di jenjang magister. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami arah pengembangan keilmuan, sistem akademik, serta berbagai fasilitas pendukung pembelajaran yang tersedia di lingkungan program studi.
Rangkaian kegiatan orientasi diawali dengan sambutan Dekan FAI UAD Dr. Arif Rahman, M.Pd.I. dalam sambutannya, beliau menyampaikan selamat datang di Program Studi Magister Pendidikan Agam Islam Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan yang merupakan satu satunya Program Studi Magister PAI di Indonesia yang terakreditasi Internasional. Kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi visi dan misi program studi oleh Ketua Program Studi MPAI UAD, Prof. Dr. Suyadi, M.Pd.I. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi orientasi program studi yang disampaikan oleh Dr. Wantini, M.Pd.I memberikan gambaran menyeluruh terkait kurikulum dan sistem pembelajaran, serta pelatihan publikasi artikel ilmiah dan penggunaan e-learning sebagai penunjang kegiatan akademik oleh Sekprodi MPAI UAD, Dr. Djamaluddin Perawironegoro, M.Pd.I.
Melalui pelaksanaan orientasi ini, diharapkan mahasiswa baru MPAI mampu beradaptasi dengan cepat terhadap dinamika perkuliahan, memiliki kesiapan akademik yang baik, serta termotivasi untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas selama masa studi.