Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan kembali melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi pada tanggal 14–15 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses reakreditasi oleh LAMDIK sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi.
Asesmen lapangan menghadirkan dua asesor, yakni Prof. Dr. Imam Fu’adi, M.Ag. dan Dr. Nur Khoiri, M.Ag., yang melakukan penilaian menyeluruh terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi, meliputi visi keilmuan, tata pamong dan tata kelola, dosen dan tenaga kependidikan, keuangan dan sarpras, pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan penjaminan mutu.
Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang dihadiri oleh Wakil Rektor bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, beserta Kepala Biro di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan, pimpinan fakultas, serta sivitas akademika terkait. Dalam sambutan Rektor yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahan, Dr. Nur Kholis, M.Ag., beliau menegaskan bahwa asesmen lapangan merupakan momentum strategis untuk melakukan refleksi atas capaian yang telah diraih sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai AIK dalam sistem pendidikan MPAI. Beliau juga menyampaikan capaian-capaian universitash, khususnya di MPAI bahwa MPAI merupakan satu satunya prodi magister yang telah terakreditasi Internasional AQAS.
Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. Arif Rahman, M.Pd.I. dalam sambutannya menyampaikan komitmen fakultas untuk terus mendukung peningkatan mutu program studi secara berkelanjutan melalui penguatan tata kelola, inovasi akademik, serta kolaborasi kelembagaan. Beliau juga menyampaikan prestasi MPAI yang telah diperoleh yakni pertama akreditasi memperoleh predikat A dan sudah berubah Unggul juga terakreditasi internasional. Sementara itu, Ketua Program Studi MPAI, Prof. Dr. Suyadi, M.Pd.I. memaparkan profil program studi, capaian kinerja sejak akreditasi sebelumnya, serta berbagai upaya pengembangan yang telah dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan.
Dari pihak asesor, Prof. Dr. Imam Fu’adi, M.Ag. menegaskan bahwa asesmen lapangan tidak hanya berfungsi sebagai proses evaluasi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan mutu yang menekankan pada keterbukaan data, keakuratan informasi, serta komitmen terhadap peningkatan berkelanjutan.

Selama pelaksanaan asesmen, dilakukan verifikasi dokumen, penelusuran data, serta wawancara dengan dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan, serta visitasi fasilitas kampus. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara tertib, lancar, dan konstruktif dengan semangat kolaboratif dari seluruh pihak yang terlibat.
Kegiatan asesmen lapangan ini ditutup secara resmi oleh Rektor Universitas Ahmad Dahlan, Prof. Dr. Muchlas, MT. yang memberikan apresiasi atas kesiapan dan kerja keras seluruh tim, serta menegaskan pentingnya menjaga budaya mutu dalam setiap aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam FAI UAD optimis dapat mempertahankan bahkan meningkatkan capaian akreditasi yang telah diraih, serta terus berkontribusi dalam menghasilkan lulusan yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing global.
MPAI UAD Perkuat Komitmen Mutu melalui Asesmen Lapangan Akreditasi LAMDIK
/in Akreditasi, Berita /by authorProgram Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan kembali melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi pada tanggal 14–15 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses reakreditasi oleh LAMDIK sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi.
Asesmen lapangan menghadirkan dua asesor, yakni Prof. Dr. Imam Fu’adi, M.Ag. dan Dr. Nur Khoiri, M.Ag., yang melakukan penilaian menyeluruh terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi, meliputi visi keilmuan, tata pamong dan tata kelola, dosen dan tenaga kependidikan, keuangan dan sarpras, pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan penjaminan mutu.
Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang dihadiri oleh Wakil Rektor bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, beserta Kepala Biro di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan, pimpinan fakultas, serta sivitas akademika terkait. Dalam sambutan Rektor yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahan, Dr. Nur Kholis, M.Ag., beliau menegaskan bahwa asesmen lapangan merupakan momentum strategis untuk melakukan refleksi atas capaian yang telah diraih sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai AIK dalam sistem pendidikan MPAI. Beliau juga menyampaikan capaian-capaian universitash, khususnya di MPAI bahwa MPAI merupakan satu satunya prodi magister yang telah terakreditasi Internasional AQAS.
Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. Arif Rahman, M.Pd.I. dalam sambutannya menyampaikan komitmen fakultas untuk terus mendukung peningkatan mutu program studi secara berkelanjutan melalui penguatan tata kelola, inovasi akademik, serta kolaborasi kelembagaan. Beliau juga menyampaikan prestasi MPAI yang telah diperoleh yakni pertama akreditasi memperoleh predikat A dan sudah berubah Unggul juga terakreditasi internasional. Sementara itu, Ketua Program Studi MPAI, Prof. Dr. Suyadi, M.Pd.I. memaparkan profil program studi, capaian kinerja sejak akreditasi sebelumnya, serta berbagai upaya pengembangan yang telah dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan.
Dari pihak asesor, Prof. Dr. Imam Fu’adi, M.Ag. menegaskan bahwa asesmen lapangan tidak hanya berfungsi sebagai proses evaluasi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan mutu yang menekankan pada keterbukaan data, keakuratan informasi, serta komitmen terhadap peningkatan berkelanjutan.
Selama pelaksanaan asesmen, dilakukan verifikasi dokumen, penelusuran data, serta wawancara dengan dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan, serta visitasi fasilitas kampus. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara tertib, lancar, dan konstruktif dengan semangat kolaboratif dari seluruh pihak yang terlibat.
Kegiatan asesmen lapangan ini ditutup secara resmi oleh Rektor Universitas Ahmad Dahlan, Prof. Dr. Muchlas, MT. yang memberikan apresiasi atas kesiapan dan kerja keras seluruh tim, serta menegaskan pentingnya menjaga budaya mutu dalam setiap aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam FAI UAD optimis dapat mempertahankan bahkan meningkatkan capaian akreditasi yang telah diraih, serta terus berkontribusi dalam menghasilkan lulusan yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing global.
Studium Generale MPAI UAD Angkat Tema Islam Wasathiyah di Kalangan Generasi Z
/in Berita /by authorYogyakarta – Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah menyelenggarakan kegiatan Studium Generale pada Kamis, 9 April 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan wawasan akademik sekaligus ruang dialog ilmiah dalam merespons isu-isu keislaman kontemporer.
Mengusung tema “Islam Wasathiyah di Kalangan Gen Z: Media, Propaganda dan Jalan Tengah”, kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. Hadi Pajarianto, M.Pd.I. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan Bidang AIK, Akademik, dan Kemahasiswaan FAI UAD, Ferawati, S.S., S.Psi., M.Hum., serta Kaprodi MPAI UAD, Prof. Dr. Suyadi, M.Pd.I.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kaprodi MPAI UAD, Prof. Dr. Suyadi, M.Pd.I., yang menyampaikan bahwa Studium Generale merupakan bagian penting dalam membangun atmosfer akademik yang kritis dan kontekstual bagi mahasiswa. Ia menekankan pentingnya mahasiswa MPAI untuk mampu merespons perkembangan zaman dengan perspektif keislaman yang moderat dan ilmiah.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang AIK, Akademik, dan Kemahasiswaan FAI UAD, Ferawati, S.S., S.Psi., M.Hum. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai Islam Wasathiyah menjadi sangat relevan di era digital saat ini. Generasi Z, sebagai generasi yang dekat dengan media sosial, diharapkan mampu memilah informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh narasi propaganda yang menyimpang.
Memasuki sesi utama, Prof. Dr. Hadi Pajarianto, M.Pd.I. memaparkan peran strategis media dalam membentuk pola pikir keagamaan generasi muda. Ia menjelaskan bahwa konsep Islam Wasathiyah sebagai jalan tengah perlu terus diinternalisasikan agar mampu menjadi benteng dalam menghadapi arus informasi yang tidak terfilter.
“Keseimbangan dalam beragama harus tercermin dalam sikap bijak bermedia, kritis terhadap informasi, serta tetap berpegang pada nilai-nilai moderasi,” jelasnya.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Diskusi interaktif yang terjadi menunjukkan besarnya perhatian terhadap isu moderasi beragama di tengah derasnya arus digitalisasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa MPAI UAD mampu menginternalisasi nilai-nilai Islam Wasathiyah serta mengimplementasikannya dalam kehidupan akademik maupun sosial.